Anime Ini Nih Yang Berhasil Membuatku Menangis

Anime Yang Membuatku Menangis

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Whatsapp


Pernahkah kalian menangis gara-gara melihat film? Yah, wajar sih. Film memang bertujuan untuk memainkan perasaan pemirsanya. Dan manusia juga memang punya perasaan yang mudah hanyut suasana. Lalu, pernahkah kalian menangis karena sinetron? Berarti anda alay! ._.

Sebagai pencinta anime, tentu tahu, bermacam genre anime yang ada. Tentu beberapanya juga memiliki unsur drama yang kuat. Nah, pernahkah kalian menangis karena nonton anime? Kalo aku sendiri jawabnya: PERNAH!
Menangis bukan berarti kita cengeng. Laki-laki juga berhak menangis. Apa gunanya dikaruniai Tuhan mempunya air mata yang hangat? Kalau tidak untuk menangis? Nah, memangnya anime seperti apa sih hingga membuat menangis? Bukan alay ye, tapi memang menyentuh. Mungkin inilah Anime yang membuat kita menangis. Kita? Gue aja kali!

Digimon Adventure (Episode 54) – A New World

Palmon Digimon Adventure 1
Digimon Adventure episode 54 ini, atau episode terakhir, sempat membuatku menangis. Di episode ini tugas anak-anak terpilih sudah selesai. Dan harus kembali ke dunia mereka. Tentu saja para Digimon yang menjadi partner mereka harus tetap di dunia digital. Nah, perpisahan ini yang membuatku menangis.
Semua karakter disini menangis, wajar sih, namanya juga pisah. Namun yang berhasil membuatku ikut menangis pada bagian Palmon sama Mimi. Karena suara Palmon yang serak-serak unyu, dan dalam keadaan menangis, jadi lebih berkesan gimana gitu. Melas banget lah.
Pada episode ini, semua anak-anak terpilih menikmati pertemuan terakhir mereka bersama digimon partnernya. Namun Palmon bersembunyi di hutan dan menangis, karena harus berpisah dengan Mimi. Mimi mencarinya kemana-mana tetapi tidak ketemu. Sehingga menangis sejadi-jadinya. Apalagi kereta yang mengantarkan mereka ke dunia nyata sudah siap berangkat.
Gerbang untuk menuju dunia nyata tidak bisa terbuka lama. Karena itu mereka harus segera pulang. Namun Mimi masih belum bertemu Palmon. Ketika kereta berangkat, semua digimon partner mengejar kereta dan melambaikan tangan masing-masing untuk mengucapkan selamat tinggal. Semua anak terpilih melambaikan tangan melalui jendela. Hanya Mimi yang duduk sambil menangis karena Palmon tidak ada.


Tak disangka, kemudian Palmon menunjukkan diri. Berlari mengejar kereta. Sora yang mengetahui hal tersebut memanggil Mimi. Dan Mimi paham maksudnya. Kemudian Mimi melihat keluar jendela dan melambaikan tangan. mengucapkan terima kasih dan selamat tinggal pada Palmon. Begitu juga sebaliknya.
Palmon mengucapkan kata-kata perpisahan sambil terus mengejar kereta. Disaat dia mengejar, kekinya tersandung, dan terjatuh. Disaat itu pula topi Mimi terlempar terbawa angin, bersamaan dengan Sound Theme Digimon: Butterfly versi Acapella pada chorusnya. Menambah dramatisnya scene ini. Gara-gara itulah aku menangis. Mungkin terlihat konyol, seorang laki-laki menangis karena melihat Digimon ?

Kotonoha no Niwa

Akizuki Kotonoha no Niwa
Film yang hanya berdurasi 45 menit ini memang sangat berhasil memainkan hati pemirsanya untuk menangis. Karena genrenya full-drama. Dengan graphic yang sangat bagus. Detail banget. Menjadi kelebihan dari anime ini. Gak heran jika pencinta anime bahkan yang anti drama pun sangat menikmatinya.
Kisah seorang murid kelas 1 SMP yang tidak sengaja bertemu gurunya ditaman. Jika hari hujan, untuk paginya bocah ini membolos sekolah dan pergi ke taman. Dan saat itu di taman tersebut ada seorang wanita yang membolos kerja. Setiap hari selalu bertemu di tempat yang sama. Akhirnya mereka menjadi kenal dan dekat. Karena membolos bersama.
Tak disangka, wanita yang ditemuinya di taman adalah guru di sekolahnya sendiri. Guru Sastra kelas 3. Namun karena dia mendapat fitnah dari muridnya, dia berencana untuk berhenti mengajar. Dan selalu membolos, menghabiskan waktu di taman. Akizuki sama sekali tidak tahu kalau itu gurunya sendiri.
Pada akhirnya di hari terakhir mereka bertemu ditaman, turun hujan deras, dan Yukino (sang guru / Wanita tersebut) mengajak Akizuki kerumahnya. Minum teh bersama. Dan mereka berdua sama-sama berpikir bahwa saat itu adalah saat yang paling menyenangkan di hidup mereka.
Keadaan berubah saat Akizuki menyatakan cinta pada Yukino. Cowok itu jatuh cinta pada Yukino, gurunya sendiri. Sedangkan Yukino bingung. Karena dia sudah berusia 27 tahun, sedangkan Akizuki masih berusia 15 tahun. Yukino bilang kalau dia akan pindah ke rumah orangtuanya. Akizuki terlihat putus harapan, dan minta ijin pulang.
Yukino terdiam sesaat, kemudian mengejarnya keluar. Dia masih belum jauh. Masih di tangga apartemen. Akizuki mulai meluapkan emosinya. Karena merasa ditolak. Semua diungkapkannya. Hujan semakin deras. Disaat Akizuki selesai meluapkan emosinya, hujan berhenti, dan mulai terlihat matahari. Di saat itu pula, Yukino tidak bisa menahan emosinya, berlari dan memeluk Akizuki. Kalau aku ceritain jadi gak seru ya, mending lihat aja sendiri. :’D Biar ngerasain sensasinya.
Yah, itulah anime yang membuatku menangis. Sebenarnya masih ada lagi. Cuman aku lupa apa saja. Terlalu banyak anime yang dilihat jadi lupa.
Summary
Anime Yang Membuatku Menangis
Article Name
Anime Yang Membuatku Menangis
Description
Ternyata, anime juga bisa membuat kita menangis. Nggak semua anime selalu berbau oppai. Yang bikin baper sejadi-jadinya juga ada.
Author
Publisher Name
Dark Ard
Publisher Logo

Asik Juga Nih Buat Dibaca

(99 Posts)

Blogger dan Netizen ganteng budiman yang rada geser otaknya. Gantengnya sih berkat angle yang tepat saat pemotretan. Katanya sih, bapaknya Deezclan. Tapi kenyataannya malah sering ditelantarin. Jangan digodain mulu, ntar malah naksir lagi. Biar jelek gini pesonanya ada aja.